BALANGANPOST – Suasana di Lapangan Dr. Murdjani, Kota Banjarbaru, terasa lebih meriah dan penuh semangat nasionalisme pada Sabtu (20/6/2026). Ratusan pelajar berkumpul untuk unjuk kebolehan dalam ajang bergengsi tingkat provinsi, yakni Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) dan Pengibaran Bendera, MPR Cup Kalimantan Selatan 2026.
Ajang kompetisi kedisiplinan dan kreativitas baris-berbaris ini berlangsung kompetitif karena diikuti oleh perwakilan kontingen dari 10 Kabupaten/Kota di seluruh penjuru Kalimantan Selatan. Berdasarkan pedoman lomba, masing-masing tim daerah menurunkan formasi terbaiknya yang terdiri dari 14 anggota pasukan inti serta dikawal oleh 2 orang pendamping atau pembina.
Salah satu tim yang turut memeriahkan dan bersaing dalam kompetisi ini adalah tim PASKIBRA dari SMKN 1 Paringin. Keikutsertaan mereka dalam kejuaraan ini bukanlah tanpa persiapan. Latihan fisik, mental, hingga kekompakan telah digembleng jauh-jauh hari guna menampilkan formasi yang presisi dan memukau para dewan juri.
Pembina PASKIBRA SMKN 1 Paringin, Fadlil Januar, menjelaskan bahwa timnya telah melakukan berbagai persiapan matang sebelum bertolak ke Banjarbaru.
"Untuk menghadapi MPR Cup Kalsel 2026 ini, persiapan utama kami tentu saja mengintensifkan latihan agar anak-anak bisa mendapatkan hasil yang terbaik. Selain latihan fisik dan mental, kami juga memastikan seluruh keperluan serta atribut yang dibutuhkan peserta selama perlombaan telah disiapkan dengan baik," ujar Fadlil Januar di sela-sela kegiatan.
Semangat juang para anggota Paskibraka ini diharapkan tidak hanya berhenti di ajang ini saja. Fadlil berharap pengalaman berlomba di tingkat provinsi ini menjadi batu loncatan bagi para siswanya untuk terus berprestasi.
"Harapan kami ke depannya, tim ini bisa konsisten mempertahankan apa yang sudah diraih, mampu tampil lebih baik lagi di setiap kesempatan, dan tentunya senantiasa mendapatkan hasil yang lebih baik dan membanggakan untuk sekolah maupun daerah," tutupnya.
Ajang MPR Cup Kalimantan Selatan 2026 ini diharapkan dapat terus menjadi wadah pembinaan generasi muda, khususnya dalam memupuk rasa cinta tanah air, kedisiplinan, serta kerja sama tim antar pelajar di Banua.
.jpeg)
