BalanganPost– Universitas Sapta Mandiri menjalin sinergi strategis dengan Yayasan Ashabul Kahfi Kabupaten Tabalong dalam menyelenggarakan tahap psikotes seleksi karyawan baru, Kamis (17/4/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan di kantor Yayasan Ashabul Kahfi ini bertujuan memastikan rekrutmen sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas melalui metode ilmiah.
Tahap psikotes dalam seleksi ini dipimpin langsung oleh Dian Nur Andriani, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Kepala UPT Pelayanan Konseling dan Pengembangan Karir Universitas Sapta Mandiri dan didampingi oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Desak Putu Butsi Triyanti, S.Ap., M.Ap., serta tim ahli dari kedua institusi.
Dalam keterangannya, Dian Nur Andriani, S.Psi., M.Psi., Psikolog menyatakan sebuah Psikotes adalah kunci penting untuk mengukur sebuah potensi kognitif dan kepribadian seseorang.
"Psikotes menjadi kunci penting untuk mengukur potensi kognitif, kepribadian, dan kesiapan kandidat dalam menghadapi dinamika kerja. Kolaborasi ini memperkuat komitmen kami dalam menciptakan SDM unggul yang selaras dengan kebutuhan organisasi," jelasnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat Universitas Sapta Mandiri yang berfokus pada peningkatan kapasitas institusi lokal.
Wakil Rektor III, Desak Putu Butsi Triyanti, S.Ap., M.Ap, menekankan bahwa kolaborasi dengan Yayasan Ashabul Kahfi tidak hanya berhenti pada tahap seleksi, tetapi juga akan dilanjutkan dengan program pendampingan dan pelatihan berkala.
"Ini adalah langkah awal untuk membangun ekosistem rekrutmen yang transparan dan berbasis keilmuan. Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi model bagi institusi lain di Kabupaten Tabalong,"ujarnya.
Terakhir, Desak juga menyampaikan hal tersebut adalah rangka melaksanakan tri dharma dalam pengabdian masyarakat berbasis keilmuan untuk membangun kemitraan akademisi dengan masyarakat, dan sebagai salah satu ajang promosi universitas ke publik.
"Dalam rangka melaksanakan tri dharma perguruan tinggi pada aspek pengabdian masyarakat berbasis keilmuan untuk membangun kemitraan akademisi dengan masyarakat, dan sebagai salah satu ajang promosi universitas ke publik,"pungkasnya
