BALANGANPOST - PT Adaro Indonesia melalui Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) kembali mewujudkan komitmennya dalam bidang pendidikan dengan memberikan penguatan pembelajaran Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) tahap kedua. Program ini ditujukan secara khusus bagi para pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Tabalong dan Balangan, Kalimantan Selatan.
Supervisor Bidang Pendidikan YABN, Rody Ermawan, menyampaikan bahwa pelatihan PHBK ini memiliki tujuan ganda. Peserta tidak hanya ditargetkan untuk mampu melakukan penguatan pada metode pembelajaran saja, tetapi juga diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai karakter positif secara langsung kepada anak-anak di lingkungan sekolah.
"Pelatihan selama tiga hari ini sebagai ajang berbagi pengalaman dan memperkuat semangat para pendidik PAUD dalam memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak," jelas Rody, Selasa.
Bagi Rody, fase pendidikan anak usia dini merupakan tahapan yang sangat penting dan krusial dalam proses pembentukan karakter serta kebiasaan baik anak sejak dini.
Program strategis yang berkolaborasi dengan Indonesia Heritage Foundation (IHF) ini bukanlah hal baru, melainkan telah berjalan secara berkelanjutan sejak tahun 2018. Keberlanjutan program ini menjadi bukti nyata dari komitmen bersama perusahaan dan yayasan dalam mendukung peningkatan kapasitas guru PAUD, demi menciptakan generasi masa depan yang lebih berkarakter, cerdas, dan berkualitas.
Pada pelaksanaan pelatihan untuk guru PAUD Gen 3.0 yang berasal dari berbagai sekolah binaan YABN dan Adaro di Kabupaten Tabalong dan Balangan ini, para peserta difokuskan untuk mengikuti lebih banyak sesi praktik langsung.
Sementara itu, CSR Department Head PT Adaro Indonesia, Iwan Ridwan, sebelumnya juga menegaskan bahwa program pendidikan ini merupakan salah satu langkah strategis yang disiapkan oleh perusahaan untuk masa pascatambang.
Menurut Iwan, penerapan PHBK ini bisa menjadi bagian dari program yang dikhususkan, mengingat pendidikan di usia dini memegang peranan yang sangat esensial dalam keseluruhan proses pembentukan watak dan karakter anak.
"Di situlah awal karakter sebagai manusia terbentuk," jelas Ridwan.

